Skip to main content

Analisa Saham hari ini Edisi 1406

 Analisa saham hari ini cenderung mendapatkan sentimen positif dari dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu dengan meningkatnya warga yang sudah divaksinasi, investor meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung akan positf dengan laju pertumbuhan inflasi stagnan tetapi cenderung positif. 

Analisa Saham Hari Ini

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik tipis 13,36 poin atau 0,04% menjadi 34.479,6. Bursa saham Amerika Serikat (AS) ini bergerak tipis karena minim sentimen. Sebagian besar fokus berpusat pada data harga konsumen yang dirilis hari Kamis (10/6), yang berhasil meredakan kegelisahan selama durasi gelombang inflasi saat ini. Investor sekarang mengalihkan perhatian mereka ke pernyataan The Fed yang akan melakukan pertemuan kebijakan moneter selama dua hari di minggu ini. Pelaku pasar berharap, bank sentral AS itu dapat memberikan pedoman terkait jadwal bank sentral untuk menaikkan suku bunga utama. Berikut beberapa informasi analisa saham hari ini.

1. Rencana GoTo, perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia, serta Bukalapak masuk pasar modal lewat initial public offering membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) mengubah sejumlah peraturan. Salah satunya terkait kriteria papan pencatatan saham. BEI akan melakukan modifikasi aturan akan dilakukan untuk menyesuaikan karakteristik perusahaan yang terus berkembang, termasuk  perusahaan teknologi (digital company) serta pengguna technology company (enable tech company). Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna, Kamis (10/6) mengatakan, perubahan peraturan dilakukan untuk mengikuti perubahan karakteristik perusahaan yang terus berkembang ini. “Ini artinya tidak terbatas pada tech companies,” ujar Nyoman kepada KONTAN (9/6) lalu. 

2. ACES akan bagi dividen Rp 32,15 per saham. Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 17 Juni 2021. Dividen yang dibagikan setara dengan 75% dari laba Ace Hardware tahun lalu sebesar Rp 733 miliar. 

3. MLPT optimistis dalam melihat prospek bisnis data center di tahun ini. Direktur MLPT, Wahyudi Chandra mengatakan,  MLPT bakal berusaha mencatatkan pertumbuhan kinerja kurang lebih 8%-10% dari capaian kinerja tahun lalu.

4. Pemerintah memberikan penjelasan mengapa ingin mengoptimalkan penerimaan negara dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ketimbang dari pajak penghasilan (PPh), karena ada kecenderungan PPh terus menurun. Saat ini semua negara semakin sulit memajaki orang dari sisi PPh karena sifat elusif dari uang, akibat perkembangan ekonomi digital. Di sisi lain ekonomi digital makin memudahkan pemajakan orang dari sisi konsumsi, karena ada teknologi yang telah terintegrasi dengan single identity dan bisa dicapture lebih baik. 

Daily Stock Recommendation

1. UNTR Buy

2. BBNI Buy

3. MNCN Buy

4. MPPA Buy

5. BABP Buy

6. BANK Buy

Analisa Saham Hari Ini


Market Comment Trading Saham

Analisa saham hari ini: Meski asing membukukan beli bersih namun secara umum Indeks tertekan aksi profit taking dan disertai pelemahan sektor keuangan dan industrial. Indeks ditutup melemah 12 poin ke level 6095 pada (11/06). Terjadi kenaikan kasus harian covid-19 baik secara nasional maupun di DKI Jakarta, hal ini bisa berpengaruh negatif ke market di tengah kembali minimnya sentimen positif di pasar saham awal pekan ini. Kami memperkirakan IHSG akan melemah hari ini dengan rentang pergerakan resistance 6150 dan support 6050.

Popular posts from this blog

Saham Terbaik Hari Ini 27 November 2019

Saham terbaik hari ini di pegang oleh BRPT Barito Pacific Tbk dengan kenaikan 30.69%. Selain saham Barito Pacific, saham TOWR Sarana Menara Nusantara Tbk juga mengalami kenaikan 14.73%. BKSL Sentul City Tbk turun -29,66%, saham Indomobil Sukses Internasional Tbk turun -28.87%, saham Semen Baturaja Tbk turun -27,94%, saham Eagle High Plantations turun -25,40%, saham Bank Permata turun -25,28%, saham PP Property juga turun 24,27%. Jakarta Composite Index juga mengalami penurunan -0,05% menjadi 6,023.04 Saham Terbaik Hari Ini No Name %Chg Chg Close Prev High Low 1 BRPT Barito Pacific Tbk. 30.69 310 1,32 1,01 1,32 935 2 TOWR Sarana Menara Nusantara Tbk. 14.73 95 740 645 740 620 3 AALI Astra Agro Lestari Tbk. 11.24 1,225 12,125 10,9 13,4 10,8 4 PTBA Bukit Asam Tbk. 9.79 230 2...

Daftar Reksadana Online Indonesia 2019

Daftar reksadana online di Indonesia yang bisa anda perdagangkan dibeberapa asset management. Kumpulan reksadana online ini merupakan reksadana terdaftar di OJK. Fund Name Investment Management Type Type Description AAA Blue Chip Value Fund II PT Asanusa Asset Management EF(RU) Equity Fund (Reksadana Umum) AAA Optimal Income Fund PT Asanusa Asset Management FI(RU) Fixed Income Fund (Reksadana Umum) Aberdeen Dana Pendapatan Riil PT Aberdeen Standard Investments Indonesia FI(RU) Fixed Income Fund (Reksadana Umum) Aberdeen Indonesia Equity PT Aberdeen Standard Investments Indonesia EF(RU) Equity Fund (Reksadana Umum) Aberdeen Standard Indonesia Balanced Growth Fund PT Aberdeen Standard Investments Indonesia BF(RU) Balanced Fund (Reksadana Umum) Aberdeen Standard Indonesia Bond Fund PT Aberdeen Standard Investments Indonesi...

Sucorinvest Equity Fund Oktober 2019 - Reksadana Online

Sucorinvest Equity Fund bertujuan untuk mengoptimalkan tingkat keuntungan dalam jangka panjang dengan melakukan investasi minimum 80 pada Efek Ekuitas dimana minimum 60 dari keseluruhan Efek Ekuitas tersebut akan diinvestasikan pada saham saham LQ 45. Manfaat Investasi Reksadana Online - Kemudahan pencairan investasi likuid - Pengelolaan dana secara profesional - Kenyamanan administrasi dan transparansi Kebijakan Investasi Sucorinvest Equity Fund - Efek Ekuitas: Min. 80% Maks. 100% - Instrument Pasar Uang : Min. 0% Maks. 20% Strategi Investasi ReksadanaMinimum 60 dari keseluruhan Efek Ekuitas akan diinvestasikan pada saham saham LQ 45 dengan - lebih banyak saham sektor komoditi dan keuangan. Resiko Reksadana Sucorinvest Equity Fund - Resiko perubahan kondisi ekonomi dan politik di dalam maupun di luar negeri - Resiko berkurangnya nilai unit penyertaan - Resiko erubahan peraturan oleh regulator - Resiko likuiditas Detail Reksadana Sucorinvest Equity Fund Oktober ...