Analisa saham hari ini cenderung mendapatkan sentimen positif dari dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu dengan meningkatnya warga yang sudah divaksinasi, investor meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung akan positf dengan laju pertumbuhan inflasi stagnan tetapi cenderung positif.
Analisa Saham Hari Ini
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik tipis 13,36 poin atau 0,04% menjadi 34.479,6. Bursa saham Amerika Serikat (AS) ini bergerak tipis karena minim sentimen. Sebagian besar fokus berpusat pada data harga konsumen yang dirilis hari Kamis (10/6), yang berhasil meredakan kegelisahan selama durasi gelombang inflasi saat ini. Investor sekarang mengalihkan perhatian mereka ke pernyataan The Fed yang akan melakukan pertemuan kebijakan moneter selama dua hari di minggu ini. Pelaku pasar berharap, bank sentral AS itu dapat memberikan pedoman terkait jadwal bank sentral untuk menaikkan suku bunga utama. Berikut beberapa informasi analisa saham hari ini.
1. Rencana GoTo, perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia, serta Bukalapak masuk pasar modal lewat initial public offering membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) mengubah sejumlah peraturan. Salah satunya terkait kriteria papan pencatatan saham. BEI akan melakukan modifikasi aturan akan dilakukan untuk menyesuaikan karakteristik perusahaan yang terus berkembang, termasuk perusahaan teknologi (digital company) serta pengguna technology company (enable tech company). Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna, Kamis (10/6) mengatakan, perubahan peraturan dilakukan untuk mengikuti perubahan karakteristik perusahaan yang terus berkembang ini. “Ini artinya tidak terbatas pada tech companies,” ujar Nyoman kepada KONTAN (9/6) lalu.
2. ACES akan bagi dividen Rp 32,15 per saham. Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 17 Juni 2021. Dividen yang dibagikan setara dengan 75% dari laba Ace Hardware tahun lalu sebesar Rp 733 miliar.
3. MLPT optimistis dalam melihat prospek bisnis data center di tahun ini. Direktur MLPT, Wahyudi Chandra mengatakan, MLPT bakal berusaha mencatatkan pertumbuhan kinerja kurang lebih 8%-10% dari capaian kinerja tahun lalu.
4. Pemerintah memberikan penjelasan mengapa ingin mengoptimalkan penerimaan negara dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ketimbang dari pajak penghasilan (PPh), karena ada kecenderungan PPh terus menurun. Saat ini semua negara semakin sulit memajaki orang dari sisi PPh karena sifat elusif dari uang, akibat perkembangan ekonomi digital. Di sisi lain ekonomi digital makin memudahkan pemajakan orang dari sisi konsumsi, karena ada teknologi yang telah terintegrasi dengan single identity dan bisa dicapture lebih baik.
Daily Stock Recommendation
1. UNTR Buy
2. BBNI Buy
3. MNCN Buy
4. MPPA Buy
5. BABP Buy
6. BANK Buy
Market Comment Trading Saham
Analisa saham hari ini: Meski asing membukukan beli bersih namun secara umum Indeks tertekan aksi profit taking dan disertai pelemahan sektor keuangan dan industrial. Indeks ditutup melemah 12 poin ke level 6095 pada (11/06). Terjadi kenaikan kasus harian covid-19 baik secara nasional maupun di DKI Jakarta, hal ini bisa berpengaruh negatif ke market di tengah kembali minimnya sentimen positif di pasar saham awal pekan ini. Kami memperkirakan IHSG akan melemah hari ini dengan rentang pergerakan resistance 6150 dan support 6050.
